Rabu, 18/07/2012 08:57 WIB |
Dance
Farah, Juara Dunia Belly Dance asal Indonesia
Oleh : Ibnu
Farah Hanifa
Foto : Bartno
Ghiboo.com - Gelar Juara Dunia Belly Dance (tari perut), diperoleh Farah Hanifa pada Februari 2009 lalu di ajang Kejuaraan Dunia Belly Dance di Genting, Malaysia.
Masih muda, Farah yang sekarang berusia 23 tahun, mulai belajar Belly Dance sejak usia 11 tahun.
Hobinya bermula dari kunjungan ke tempat leluhurnya di Turki pada tahun 2000 lalu. Tapi memang, Farah sejak usia 5 tahun sudah mulai belajar tari seperti Balet, Bali, Saman dan beberapa tari daerah lain.
Mulanya ia tidak begitu tertarik, tetapi begitu mendapat penjelasan dari salah satu kerabatnya di Turki, Farah mencoba dan menemukan passion-nya di sini.
"Feel aku dapatnya di belly dance," ungkap Farah saat ditemui Ghiboo dalam suatu kesempatan.
Farah pun mulai mendalami belly dance di Turki yang memiliki kombinasi lengkap.
"Aliran Turki lebih dapat semua, lebih bergerak. Dibandingkan aliran Iran yang lebih smooth, lebih slow ke dalam perut," terangnya mengenai mengapa ia memilih belly dance versi Turki.
Sepulang dari sana pada 2004, ia pun berniat mempopulerkan belly dance di tanah air. Semenjak itu dan ditambah dengan kemenangannya di ajang World Championship Belly Dance, Februari 2009, belly dance semakin populer di tanah air.
Saat ini Farah Hanifa mengajar di salah satu pusat kebugaran di Jakarta. Jelasnya, belly dance bukanlah erotis, melainkan suatu olahraga.
"Belly dance itu tidak erotis, ternyata belly dance itu olahraga. Dan semua usia, baik wanita dan pria bisa ikut ini."
Anda ingin mencobanya?
Mau berdiskusi mengenai topik - topik terkini klik saja di
Forum ghiboo