Ghiboo.com - Sebelum anda memulai menanam bonsai, carilah bibit bonsai terbaik yang ingin anda tanam. Bibit bonsai harganya bervariasi, tergantung jenis apa yang akan anda buat bonsai.
Umumnya tanaman yang dapat dijadikan bonsai adalah tanaman pohon (berbatang kayu, bukan herba yang berbatang lunak) yang mudah dikerdilkan (dengan menghambat pertumbuhan akar menggunakan kawat, dan memangkas tajuknya).
Ada beberapa spesies yang populer dijadikan bonsai, misalnya
Ficus sp. Pohon inimemiliki karakteristik khusus seperti daun kecil yang membuat mereka indah jika dibentuk bonsai. Bibit bonsai jarang sekali dihasilkan dari perkembang biakan biji (generatif) melainkan ditumbuhkan secara vegetatif di nurseri-nurseri tanaman hias.
Bonsai terkesan tua dan kuno. Sedangkan, pertumbuhan tanaman dari biji hanya akan menghasilkan tunas baru yang tidak mampu memberikan kesan kuno tersebut. Oleh karena itu, bibit bonsai sering kali ditumbuhkan dari potongan tanaman yang telah dewasa dan cukup tua. Bibit bonsai pada nurseri tanaman hias biasanya sudah ditumbuhkan secara professional dari spesimen pilihan. Anda tinggal cermat-cermat memilih bibit mana yang kira-kira cukup baik untuk Anda tanam di rumah.
'Bon' dari kata bonsai berarti pot kotak. Oleh karena itu, pot-pot gerabah segi empat sangat ideal untuk menanam bonsai. Potnya tidak usah besar-besar, kecil saja, yang penting dapat menampung pohon bonsai. Anda bisa mendapatkan pot-pot ini di toko tanaman hias atau toko-toko peralatan berkebun.
Media bonsai harus sering diganti, terlebih jika masih dalam masa pertumbuhan. Bonsai yang sudah dewasa dan cukup tua tidak perlu sering-sering diganti, cukup 2-3 tahun sekali. Penggantian media dilakukan dengan tujuan menghindari menempelnya akar pada pot secara permanen (yang akhirnya dapat merusak pot anda) dan merangsang pertumbuhan akar.
Media menanam bonsai biasanya merupakan campuran tanah sekam bakar, tanah pasir, dan kerikil. Medianya harus dapat menyerap kelembaban secara optimal karena bonsai butuh tingkat kelembaban tanah yang cukup tinggi. Media yang cukup terkenal di Jepang adalah
akadama.
Akadama merupakan tanah yang tersusun atas bulir-bulir yang besar dan tidak seperti bubuk. Akadama terbentuk akibat aktivitas vulkanik, kemudian tanah tersebut dibakar.
Penggunaan akadama juga menambah nilai estetika bonsai anda. Media lain yang cukup popular adalah kanuma, yakni media yang mengandung campuran batu apung di dalamnya. Kanuma cocok untuk digunakan jika anda membonsaikan
Azalea.
Peralatan yang harus anda siapkan untuk menangani bonsai adalah gunting tanaman,
mini rake for the mini container, kuas besar, gunting kabel, dan kawat untuk membentuk bonsai. Berikut ini teknik-teknik dalam membonsai:
- Pemotongan dan pemangkasan
Pada prinsipnya, pemotongan dan pemangkasan dilakukan hingga lukanya rata dengan permukaan pangkal tumbuhannya. Pemotongan batang atau cabang yang kurang sehat atau pertumbuhannya jelek harus mempertimbangkan pertumbuhan cabang atau lainnya yang sehat. Pertumbuhan bisa diperbanyak dengan cara pemotongan akar mengarah ke samping.
- Pengawatan (pemasangan kawat)
Bertujuan membentuk batang, cabang, dan ranting agar tumbuh sesuai dengan arah yang diinginkan. Pengawatan harus dilakukan dengan hati-hati. Jangan terlalu kencang, tetapi jangan terlalu longgar.
Posisi yang sempurna ditentukan oleh letak tanaman di pot yang digunakan. Posisi bonsai tergantung pada gaya yang digunakan. Jadi, bonsai tidak harus ditanam ditengah-tengah pot, di pot persegi panjang, lonjong, atau oval, atau pot memanjang, tanaman bisa diletakan dengan jarak sepertiga dari sisi pot.
Langkah-langkah penanaman bonsai:
- Siapkan pot, media tanam, dan bakalan bonsai
- Kurangi akar bakalan bonsai agar sesuai dengan ukuran pot
- Masukkan sebagian media tanam ke dalam pot
- Tanam bakalan dengan posisi tanam yang pas
- Masukkan kembali media tanam untuk menguatkan posisi tanam tersebut, kemudian padatkan menggunakan ujung jari dan telapak tangan
- Rawat bonsai dengan baik
Bonsai akan lebih bagus jika tanaman tersebut diberi kesan tua. Kesan tua ini biasanya ditandai dengan pertumbuhan cabang yang rata-rata merunduk ke bawah dan akar yang menjalar sampai permukaan tanah.
Selamat menanam!
(Berbagai sumber)